Selasa, 16 Juni 2015

Andai anak-anak itu bernama Angeline

Andai anak2 itu bernama Angeline...???

Andai anak anak Suriah, Palestina dan Rohingya itu bernama Angeline. Angeline, gadis mungil kelas dua SD. Dibunuh dengan sadis. Beritanya lalu menyebar luas. Banyak komen dan banyak ucapan ikut bela sungkawa. Banyak pula orang mencemooh dan meminta pembunuh dihukum mati. Bahkan ada yang bilang bawa aja pembunuhnya ke kandang singa, atau digilas dengan truck, saking jengkelnya mereka pada pembunuh gadis mungil itu.

Saya lalu berpikir, apakah anak-anak suriah, Palestina dan Rohingya harus bernama Angeline agar mereka mendapat simpati sebagai gadis SD itu? Sebab

tindakan Bashar Assad, Israel dan Budha Myanmar kepada mereka lebih sadis daripada pembunuh Angeline.

Tapi no body comment. Tidak ada ungkapan kasihan, atau bahkan sekedar merasa simpati. Hanya isapan jempol plus memalingkan wajah, “Itu bukan urusan kami. Kami indonesia, bukan Suriah, bukan Palestina maupun Rohingya.”

Oh, kasihan sekali anak anak Suriah, Palestina dan Rohingya itu. Seolah rasa simpati bukan menjadi hak mereka, meski kezaliman sudah membuat mereka terbunuh dan tersiksa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar