Nampaknya pohon beringin yang dulu berdiri sangat kuat dan kokoh itu kini mulai bergoyang dan terancam rubuh akibat kerasnya gelombang dari tujuh arah mata angin dengan tujuan yang berbeda. Si lambang ka'bah yang tak lagi ramah karena nampaknya sang umat kini memiliki dua kiblat yang berlainan arah.
Si banteng yang mulai cengeng dan tidak lagi garang seperti dahulu karena kini dia sudah mendapatkan apa yang dia idam-idam kan sedari dulu, ya si banteng kini berada di dalam kandang yang sangat nyaman dengan penuh makanan yang cukup untuk hidup setidaknya dalam lima tahun kedepan.
Lalu bagaimana dengan lain?
si burung garuda?
persatuan artis nasional?
panas adem?
persatuan yang katanya untuk kebangkita bangsa?
apa kata rakyat tentang hati nuraninya?
bagaimana dengan keadilan demi sejahtera?
Nampaknya peta perpolitikan kita sudah sampai titik nadir, masyarakat semakin rancu, bingung, tidak tahu lagi harus berpegang kepada siapa. setelah bulan-bulan lalu kita dimanjakan dengan janji yang sedikit memunculkan cahaya pengharapan, namum apa yang terjadi? nampaknya cahaya itu semakin meredup, menjauh, dan nampaknya cahaya itu perlahan menghilang. Apakah kita lagi lagi terkena janji palsu?
kekisruhan dia anggota dewan yang katanya terhormat itu, tak kunjung selesai. kebijakan si manusia yang kita bayar untuk mengurusi kita pun semakin hari, semakin kontroversial. seharusnya si eksekutor itu mengeluarkan kebijakan yang sekiranya mempersatukan tapi malah membuat kebijakan yang nampaknya hanya dapat dimengerti oleh pengikutnya.
Apakah ini awal hancurnya demokrasi di tanah air?
memang harus ada titik chaos dalam sebuah zaman untuk bisa menjadi lebih baik.
seperti kita hendak membangun ulang sebuah bangunan yang sudah lama. kita harus menghancurkan dulu bangunan lama tersebut hingga rata dengan tanah, baru kita bisa membangun banguna baru tersebut di atasnya, dengan bangunan yang lebih bagus tentunya. mungkin seperti itu gambaran bangsa ini sekarang.
semoga saja yang terbaik
Muhamad Aditya Iranda
Selasa, 25 November 2014
Jumat, 21 November 2014
Testimoni Kebijakan BBM
Gw harap bagi siapa pun yang menolak atau mendukung kebijakan naiknya BBM bukan karena udah kepalang tanggung lo pendukung prabowo atau jokowi. Gw harap lo semua ngerti mulai dari sejarah sampe dampak kedepannya kebijakan ini, dan bukan hanya baca copy paste pendapat dri oknum2 pendukung tapi jga lo research sendiri scara objektif. Dan yg terpenting Bukan cuman sekedar dampak buat kantong dan perut lo, tapi dampak buat sekitar 200 juta rakyat. Dengan begitu lo baru nasionalis. Dan lo keren.
Muhamad Aditya Iranda
Rabu, 19 November 2014
Bekasi
Gak heran si klo belakangan banyak meme konyol yg kurang menyenangkan tentang bekasi. Yg bilang bekasi negara lain lah, bahkan ada yg bilang bekasi kayak di planet lain, dsb. Hal itu diangkat dari kegelisahan warga tentang kondisi lalu lintas yg ada di bekasi. Entah apa penyebabnya tapi yg pasti pemerintah baik pusat ataupun daerah harus segera mencari solusinya secara cepat dan tepat.
Kalo ditanya, apa solusinya?
Seharusnya mereka yg menjawab karena untuk itu mereka dibayar. Kalau solusinya hrus rakyat jga yg menjawab, lalu apa fungsi dan tugas mereka? Bikin video porno, tidur saat rapat, atau hanya sebatas tukang gunting pita dan mukul gong untuk seremonial saja?
Muhamad Aditya Iranda
Ada Apa Berita
1. Pelantikan wakil rakyat.
Melihat komposisi sekilas wakil rakyat skrng dengan adanya kelompok artis semisal Anang Hetmansyah cs, tukang urut, bocah berusia 26 taun, dan beberapa muka lama. Sungguh merasa "aman" dan merasa sangat "terwakili" dengan keberadaan mereka dikursi senayan.
Proses pemilihan langsung anggota dewan sungguh bsa membuat masyarakat dapat menilai dengan amat sangat "cerdas" siapa2 saja yg berhak mewakili kita. Dan terbukti siapa2 yang dilantik hri ini sungguh sangat "mewakili" kami, dan mereka lah adalah orang2 pilihan yang telah kami pilih langsung.
Itu lah demokrasi.
2. Nampaknya Koalisi Merah Putih (KMP/Prabowo) belum selesai untuk balas dendam dengan koalisi Indonesia hebat (KIH/Megawati) atas kekalahan dalam pilpres kmren. Mulai dri UU MD3, tatib DPR, pilkada via DPRD, dan yang terkahir paket pimpinan DPR.
Bukan hal yg aneh melihat jumlah pengikut KMP di DPR lebih banyak. Sistem voting yg ada skrng sungguh sangat mudah menilai siapa yang akan menang. Tidak adanya lgi musyawarah mufakat membuat semua semakin mudah. Agak aneh memang kalau seandainya mereka benar2 untuk kepentingan rakyat seharusnya sangat mudah mencapai kata mufakat lewat jalan musyawarah krn mereka memiliki tujuan yang sama, lalu knp skrng sangat sulit? Ya krn mereka punya tujuan masing2.
Ditambah lagi aksi walk out kubu yang kalah, sungguh mencerminkan mental orang2 yang mewakili kita, atau itu benar2 cerminan tentang kita? Itu lah demokrasi, sistem dengan penuh kepentingan di dalamnya.
Muhamad Aditya Iranda
Selasa, 18 November 2014
Pencerahan dari prof Kwik Kian Gie data Anggito Abimanyu seputar kontroversi kenaikan harga BBM
http://www.citizenjurnalism.com/aktual/pencerahan-dari-prof-kwik-kian-gie-data-anggito-abimanyu-seputar-kontroversi-kenaikan-harga-bbm/
Senin, 17 November 2014
Damapak Naik BBM
Naiknya harga bbm untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan tidak ada jalan lain? Krn mereka beranggapan subsidi bbm memberatkan apbn. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi semestinya bermuara kepada kesejahtraan rakyat.
Arti pertumbuhan ekonomi
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi
Rakyat karyawan: bbm naik, ongkos angkutan naik, ongkos ke kantor naik, harga makanan naik, kebutuhan hidup naik.
Gaji naik? Bisa iya bisa gak. Kalo toh naik biaya hidup udah naik, apakah margin kenaikannya sama dengan kenaikan biaya hidup? Klo memang sama, kesejahtraan tidak meningkat, tetap. Klo gaji gak naik? Selamat mengencangkan ikat pinggang Rakyat pengusaha kecil: bbm naik, biaya distribusi naik, ongkos produksi naik. solusinya? Harga barang jual
naik/ kurangin benefit karyawan/ yg parah mecat karyawan. Itu berarti pengangguran bertambah.
Data kementerian keuangan menyebutkan dalam apbn 2014 subsidi bbm memberatkan negara sebesar 210,7 trilum (11,4%), Angka yg cukup besar memang. Namun apabila dibandingkan dengan belanja kementerian dan lembaga yg sebesar 637,8 triliun (34,6%) bahkan tidak sampai setengahnya. Angka itu tidak lebih besar dari pengeluaran untuk dana perimbangan sebesar 487,9 triliun (26,4%).
Dengan demikian siapa yg untung dengan naiknya bbm? Pertumbuhan ekonomi siapa yg meningkat? Kalau semua beban negara harus rakyat yg menanggung, untuk apa ada pejabat pemerintah? Dan kita bayar mahal untuk mereka.
Mungkin analoginya kayak kita beli nasi goreng, nasi gorengnya kita bikin sendiri, abis itu kita kasih nasi gorengnya ke abangnya, trus abangnya makan, dan nasi gorengnya kita yang bayar.
-Muhamad Aditya Iranda-
Arti pertumbuhan ekonomi
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi
Rakyat karyawan: bbm naik, ongkos angkutan naik, ongkos ke kantor naik, harga makanan naik, kebutuhan hidup naik.
Gaji naik? Bisa iya bisa gak. Kalo toh naik biaya hidup udah naik, apakah margin kenaikannya sama dengan kenaikan biaya hidup? Klo memang sama, kesejahtraan tidak meningkat, tetap. Klo gaji gak naik? Selamat mengencangkan ikat pinggang Rakyat pengusaha kecil: bbm naik, biaya distribusi naik, ongkos produksi naik. solusinya? Harga barang jual
naik/ kurangin benefit karyawan/ yg parah mecat karyawan. Itu berarti pengangguran bertambah.
Data kementerian keuangan menyebutkan dalam apbn 2014 subsidi bbm memberatkan negara sebesar 210,7 trilum (11,4%), Angka yg cukup besar memang. Namun apabila dibandingkan dengan belanja kementerian dan lembaga yg sebesar 637,8 triliun (34,6%) bahkan tidak sampai setengahnya. Angka itu tidak lebih besar dari pengeluaran untuk dana perimbangan sebesar 487,9 triliun (26,4%).
Dengan demikian siapa yg untung dengan naiknya bbm? Pertumbuhan ekonomi siapa yg meningkat? Kalau semua beban negara harus rakyat yg menanggung, untuk apa ada pejabat pemerintah? Dan kita bayar mahal untuk mereka.
Mungkin analoginya kayak kita beli nasi goreng, nasi gorengnya kita bikin sendiri, abis itu kita kasih nasi gorengnya ke abangnya, trus abangnya makan, dan nasi gorengnya kita yang bayar.
-Muhamad Aditya Iranda-
Selamat menempuh hidup baru sahabat
Si kampret ini sahabat gw di kampus. Banyak hal yg kita lakuin bareng baik seneng atopun susah (walopun banyakan susahnya dan gw lupa senengnya kpn). Partner gw dalam organisasi, kuliah, futsal, dan jga musuh terberat dalam main PES.
Dia adalah manusia paling ngerepotin dan nyusahin tapi dia jga adalah sahabat yang gak pernah nolak buat dimintain tolong.
Gw selalu dijadiin bantalan buat nyelesaiin uruasan dia. pernah jadi MC di dalem bis sepanjang perjalanan purwokerto-bali-purwokerto (padahal dia yg disuruh tapi gw dipaksa buat nemenin), dijadiin bemper buat mnta maaf sama bandot (bisa dibilang jagoan kampus) dan pentolan lodse (band rege terkenal di purwokerto yang badannya tinggi, rambutnya gibal, giginya ompong, matanya merah, bau cimeng campur ciu, serem dah pokoknya), dijadiin supir pas kawinan Abangnya (gw harus nyampe rumahnya jam 5 subuh di harapan indah yg dri gerbang harapan indah masih maasssuukkk lagi, dan gw harus jemput si wya bininya skrng yg rumahnya di cibubur), dan banyak deh. Tapi dia adalah sahabat satu2nya yg mau dimintain tolong buat nemenin gw bolak balik pemalang buat uruasan KKN gw naek motor, brp kali berantem ama bininya gara2 lebih milih futsal dibanding pacaran krn buat dia persahabat lebih penting.
Dulu biasanya sehabis jam kuliah kita suka duduk di depan sekretariat himpunan entah melepas penat ato sambil nunggu jam kuliah lagi, dia suka ngomong "bi (babi nama panggilan gw dikampus), gak ada duit nih (itu bukan kata2 yg aneh dan sudah biasa mengingat kita termasuk salah dua mahasiswa termiskin di kampus pada saat itu) siapa lagi yang bisa kita tipu ye? (Kalo kata2 itu udah Keluar, muncul deh ide2 brilian untuk menyambung hidup kami saat itu)
Asli, banyak banged hal yg capek gw nulisnya tentang dia.
Skrng si kampret ini nikah dan gw gak bsa dateng, asli sedih krn gw gak bsa liat salah satu momen terpenting dalam hidupnya.
Gw cuman bsa doain brur, semoga menjadi keluarga yg sakinah mawadah warohmah, dan diberikan keturunan yg soleh dan soleha serta selalu dalam lindungan Allah. Sukses dunia akhirat.
Muhamd Aditya Iranda (C1A007079)
Dia adalah manusia paling ngerepotin dan nyusahin tapi dia jga adalah sahabat yang gak pernah nolak buat dimintain tolong.
Gw selalu dijadiin bantalan buat nyelesaiin uruasan dia. pernah jadi MC di dalem bis sepanjang perjalanan purwokerto-bali-purwokerto (padahal dia yg disuruh tapi gw dipaksa buat nemenin), dijadiin bemper buat mnta maaf sama bandot (bisa dibilang jagoan kampus) dan pentolan lodse (band rege terkenal di purwokerto yang badannya tinggi, rambutnya gibal, giginya ompong, matanya merah, bau cimeng campur ciu, serem dah pokoknya), dijadiin supir pas kawinan Abangnya (gw harus nyampe rumahnya jam 5 subuh di harapan indah yg dri gerbang harapan indah masih maasssuukkk lagi, dan gw harus jemput si wya bininya skrng yg rumahnya di cibubur), dan banyak deh. Tapi dia adalah sahabat satu2nya yg mau dimintain tolong buat nemenin gw bolak balik pemalang buat uruasan KKN gw naek motor, brp kali berantem ama bininya gara2 lebih milih futsal dibanding pacaran krn buat dia persahabat lebih penting.
Dulu biasanya sehabis jam kuliah kita suka duduk di depan sekretariat himpunan entah melepas penat ato sambil nunggu jam kuliah lagi, dia suka ngomong "bi (babi nama panggilan gw dikampus), gak ada duit nih (itu bukan kata2 yg aneh dan sudah biasa mengingat kita termasuk salah dua mahasiswa termiskin di kampus pada saat itu) siapa lagi yang bisa kita tipu ye? (Kalo kata2 itu udah Keluar, muncul deh ide2 brilian untuk menyambung hidup kami saat itu)
Asli, banyak banged hal yg capek gw nulisnya tentang dia.
Skrng si kampret ini nikah dan gw gak bsa dateng, asli sedih krn gw gak bsa liat salah satu momen terpenting dalam hidupnya.
Gw cuman bsa doain brur, semoga menjadi keluarga yg sakinah mawadah warohmah, dan diberikan keturunan yg soleh dan soleha serta selalu dalam lindungan Allah. Sukses dunia akhirat.
Muhamd Aditya Iranda (C1A007079)
Naik BBM
Pertama kali dalam sejarah BBM naek dan banyak yg bela serta membenarkan kebijakan tersebut. Dan men-analogikan harga bbm dengan harga rokok, harga gele, harga jam tangan mahal, dan lain sebagainya. Sehingga terkesan naiknya harga bbm tidak akan menimbulkan dampak sistemik yang sepengetahuan saya terjadi setiap harga bbm naik diikuti kenaikan harga, ongkos, pengangguran, dll.
Alhamdulillah bagi orang2 yg memang tidak terpengaruh terhadap kebijakan ini, mungkin memang krn mereka sudah sangat berkecukupan, lalu bagaimana dengan yg lain?
Ini merupakan fenomena yg sangat langka dmn rakyat sangat mendukung kebijakan pemerintah yg sangat mereka cintai, apapun kebijakan yang akan mereka buat.
Kita hanya bsa lihat bagaimana dampak dari kebijakan ini nantinya.
Semoga manusia manusai yang sangat mampu itu sama sekali tdk terkena dampak, dan menjadi lebih mampu lagi. Dan juga manusia manusia yang tidak mampu bisa menjadi mampu dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah yang juga mendapat dukungan dari rakyat yang sangat mencintainya.
-Muhamad Aditya Iranda
Langganan:
Postingan (Atom)
