Rabu, 19 November 2014

Ada Apa Berita


1. Pelantikan wakil rakyat.
Melihat komposisi sekilas wakil rakyat skrng dengan adanya kelompok artis semisal Anang Hetmansyah cs, tukang urut, bocah berusia 26 taun, dan beberapa muka lama. Sungguh merasa "aman" dan merasa sangat "terwakili" dengan keberadaan mereka dikursi senayan.
Proses pemilihan langsung anggota dewan sungguh bsa membuat masyarakat dapat menilai dengan amat sangat "cerdas" siapa2 saja yg berhak mewakili kita. Dan terbukti siapa2 yang dilantik hri ini sungguh sangat "mewakili" kami, dan mereka lah adalah orang2 pilihan yang telah kami pilih langsung.
Itu lah demokrasi.

2. Nampaknya Koalisi Merah Putih (KMP/Prabowo) belum selesai untuk balas dendam dengan koalisi Indonesia hebat (KIH/Megawati) atas kekalahan dalam pilpres kmren. Mulai dri UU MD3, tatib DPR, pilkada via DPRD, dan yang terkahir paket pimpinan DPR.

Bukan hal yg aneh melihat jumlah pengikut KMP di DPR lebih banyak. Sistem voting yg ada skrng sungguh sangat mudah menilai siapa yang akan menang. Tidak adanya lgi musyawarah mufakat membuat semua semakin mudah. Agak aneh memang kalau seandainya mereka benar2 untuk kepentingan rakyat seharusnya sangat mudah mencapai kata mufakat lewat jalan musyawarah krn mereka memiliki tujuan yang sama, lalu knp skrng sangat sulit? Ya krn mereka punya tujuan masing2.
Ditambah lagi aksi walk out kubu yang kalah, sungguh mencerminkan mental orang2 yang mewakili kita, atau itu benar2 cerminan tentang kita? Itu lah demokrasi, sistem dengan penuh kepentingan di dalamnya.

Muhamad Aditya Iranda

Tidak ada komentar:

Posting Komentar