Senin, 08 Desember 2014

Hidup


Buat apa hidup kalau hanya untuk bertahan hidup toh nanti kita juga tidak akan hidup?
Apa kita hanya menikmati dan bersenang2 dengan hidup?

hidup kan cuma sekali      

Dari mana kita hidup? Knp kita hidup? Bagaimana kita hidup? Buat apa kita hidup? Apa tujuan kita hidup? Kmn kita setelah hidup?                            

Jangan hidup hanya untuk bertahan hidup atau menikmati dan bersenang2 dengan hidup apalagi sekedar hanya meratapi hidup. Krn hidup cuma sekali, pikirkan dan lakukan lah hal-hal untuk bekal setelah hidup ini berakhir.

Alhamdulillah Islam punya petunjuk tentang hidup    

Selasa, 25 November 2014

Lagi lagi Janji Palsu?

Nampaknya pohon beringin yang dulu berdiri sangat kuat dan kokoh itu kini mulai bergoyang dan terancam rubuh akibat kerasnya gelombang dari tujuh arah mata angin dengan tujuan yang berbeda. Si lambang ka'bah yang tak lagi ramah karena nampaknya sang umat kini memiliki dua kiblat yang berlainan arah.
Si banteng yang mulai cengeng dan tidak lagi garang seperti dahulu karena kini dia sudah mendapatkan apa yang dia idam-idam kan sedari dulu, ya si banteng kini berada di dalam kandang yang sangat nyaman dengan penuh makanan yang cukup untuk hidup setidaknya dalam lima tahun kedepan.
Lalu bagaimana dengan lain?
si burung garuda?
persatuan artis nasional?
panas adem?
persatuan yang katanya untuk kebangkita bangsa?
apa kata rakyat tentang hati nuraninya?
bagaimana dengan keadilan demi sejahtera?

Nampaknya peta perpolitikan kita sudah sampai titik nadir, masyarakat semakin rancu, bingung, tidak tahu lagi harus berpegang kepada siapa. setelah bulan-bulan lalu kita dimanjakan dengan janji yang sedikit memunculkan cahaya pengharapan, namum apa yang terjadi? nampaknya cahaya itu semakin meredup, menjauh, dan nampaknya cahaya itu perlahan menghilang. Apakah kita lagi lagi terkena janji palsu?

kekisruhan dia anggota dewan yang katanya terhormat itu, tak kunjung selesai. kebijakan si manusia yang kita bayar untuk mengurusi kita pun semakin hari, semakin kontroversial. seharusnya si eksekutor itu mengeluarkan kebijakan yang sekiranya mempersatukan tapi malah membuat kebijakan yang nampaknya hanya dapat dimengerti oleh pengikutnya.

Apakah ini awal hancurnya demokrasi di tanah air?
memang harus ada titik chaos dalam sebuah zaman untuk bisa menjadi lebih baik.
seperti kita hendak membangun ulang sebuah bangunan yang sudah lama. kita harus menghancurkan dulu bangunan lama tersebut hingga rata dengan tanah, baru kita bisa membangun banguna baru tersebut di atasnya, dengan bangunan yang lebih bagus tentunya. mungkin seperti itu gambaran bangsa ini sekarang.

semoga saja yang terbaik

Muhamad Aditya Iranda

Jumat, 21 November 2014

Testimoni Kebijakan BBM


Gw harap bagi siapa pun yang menolak atau mendukung kebijakan naiknya BBM bukan karena udah kepalang tanggung lo pendukung prabowo atau jokowi. Gw harap lo semua ngerti mulai dari sejarah sampe dampak kedepannya kebijakan ini, dan bukan hanya baca copy paste pendapat dri oknum2 pendukung tapi jga lo research sendiri scara objektif. Dan yg terpenting Bukan cuman sekedar dampak buat kantong dan perut lo, tapi dampak buat sekitar 200 juta rakyat. Dengan begitu lo baru nasionalis. Dan lo keren.

Muhamad Aditya Iranda

Rabu, 19 November 2014

Bekasi


Gak heran si klo belakangan banyak meme konyol yg kurang menyenangkan tentang bekasi. Yg bilang bekasi negara lain lah, bahkan ada yg bilang bekasi kayak di planet lain, dsb. Hal itu diangkat dari kegelisahan warga tentang kondisi lalu lintas yg ada di bekasi. Entah apa penyebabnya tapi yg pasti pemerintah baik pusat ataupun daerah harus segera mencari solusinya secara cepat dan tepat.
                             
Kalo ditanya, apa solusinya?
Seharusnya mereka yg menjawab karena untuk itu mereka dibayar. Kalau solusinya hrus rakyat jga yg menjawab, lalu apa fungsi dan tugas mereka? Bikin video porno, tidur saat rapat, atau hanya sebatas tukang gunting pita dan mukul gong untuk seremonial saja?      

Muhamad Aditya Iranda

Ada Apa Berita


1. Pelantikan wakil rakyat.
Melihat komposisi sekilas wakil rakyat skrng dengan adanya kelompok artis semisal Anang Hetmansyah cs, tukang urut, bocah berusia 26 taun, dan beberapa muka lama. Sungguh merasa "aman" dan merasa sangat "terwakili" dengan keberadaan mereka dikursi senayan.
Proses pemilihan langsung anggota dewan sungguh bsa membuat masyarakat dapat menilai dengan amat sangat "cerdas" siapa2 saja yg berhak mewakili kita. Dan terbukti siapa2 yang dilantik hri ini sungguh sangat "mewakili" kami, dan mereka lah adalah orang2 pilihan yang telah kami pilih langsung.
Itu lah demokrasi.

2. Nampaknya Koalisi Merah Putih (KMP/Prabowo) belum selesai untuk balas dendam dengan koalisi Indonesia hebat (KIH/Megawati) atas kekalahan dalam pilpres kmren. Mulai dri UU MD3, tatib DPR, pilkada via DPRD, dan yang terkahir paket pimpinan DPR.

Bukan hal yg aneh melihat jumlah pengikut KMP di DPR lebih banyak. Sistem voting yg ada skrng sungguh sangat mudah menilai siapa yang akan menang. Tidak adanya lgi musyawarah mufakat membuat semua semakin mudah. Agak aneh memang kalau seandainya mereka benar2 untuk kepentingan rakyat seharusnya sangat mudah mencapai kata mufakat lewat jalan musyawarah krn mereka memiliki tujuan yang sama, lalu knp skrng sangat sulit? Ya krn mereka punya tujuan masing2.
Ditambah lagi aksi walk out kubu yang kalah, sungguh mencerminkan mental orang2 yang mewakili kita, atau itu benar2 cerminan tentang kita? Itu lah demokrasi, sistem dengan penuh kepentingan di dalamnya.

Muhamad Aditya Iranda

Selasa, 18 November 2014

Pencerahan dari prof Kwik Kian Gie data Anggito Abimanyu seputar kontroversi kenaikan harga BBM

http://www.citizenjurnalism.com/aktual/pencerahan-dari-prof-kwik-kian-gie-data-anggito-abimanyu-seputar-kontroversi-kenaikan-harga-bbm/

Senin, 17 November 2014

Damapak Naik BBM

Naiknya harga bbm untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan tidak ada jalan lain? Krn mereka beranggapan subsidi bbm memberatkan apbn. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi semestinya bermuara kepada kesejahtraan rakyat.
Arti pertumbuhan ekonomi

http://id.m.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi

Rakyat karyawan: bbm naik, ongkos angkutan naik, ongkos ke kantor naik, harga makanan naik, kebutuhan hidup naik.
Gaji naik? Bisa iya bisa gak. Kalo toh naik biaya hidup udah naik, apakah margin kenaikannya sama dengan kenaikan biaya hidup? Klo memang sama, kesejahtraan tidak meningkat, tetap. Klo gaji gak naik? Selamat mengencangkan ikat pinggang Rakyat pengusaha kecil: bbm naik, biaya distribusi naik, ongkos produksi naik. solusinya? Harga barang jual
naik/ kurangin benefit karyawan/ yg parah mecat karyawan. Itu berarti pengangguran bertambah.

Data kementerian keuangan menyebutkan dalam apbn 2014 subsidi bbm memberatkan negara sebesar 210,7 trilum (11,4%), Angka yg cukup besar memang. Namun apabila dibandingkan dengan belanja kementerian dan lembaga yg sebesar 637,8 triliun (34,6%) bahkan tidak sampai setengahnya. Angka itu tidak lebih besar dari pengeluaran untuk dana perimbangan sebesar 487,9 triliun (26,4%).
Dengan demikian siapa yg untung dengan naiknya bbm? Pertumbuhan ekonomi siapa yg meningkat? Kalau semua beban negara harus rakyat yg menanggung, untuk apa ada pejabat pemerintah? Dan kita bayar mahal untuk mereka.
Mungkin analoginya kayak kita beli nasi goreng, nasi gorengnya kita bikin sendiri, abis itu kita kasih nasi gorengnya ke abangnya, trus abangnya makan, dan nasi gorengnya kita yang bayar.

-Muhamad Aditya Iranda-

Selamat menempuh hidup baru sahabat

Si kampret ini sahabat gw di kampus. Banyak hal yg kita lakuin bareng baik seneng atopun susah (walopun banyakan susahnya dan gw lupa senengnya kpn). Partner gw dalam organisasi, kuliah, futsal, dan jga musuh terberat dalam main PES.
Dia adalah manusia paling ngerepotin dan nyusahin tapi dia jga adalah sahabat yang gak pernah nolak buat dimintain tolong.
Gw selalu dijadiin bantalan buat nyelesaiin uruasan dia. pernah jadi MC di dalem bis sepanjang perjalanan purwokerto-bali-purwokerto (padahal dia yg disuruh tapi gw dipaksa buat nemenin), dijadiin bemper buat mnta maaf sama bandot (bisa dibilang jagoan kampus) dan pentolan lodse (band rege terkenal di purwokerto yang badannya tinggi, rambutnya gibal, giginya ompong, matanya merah, bau cimeng campur ciu, serem dah pokoknya), dijadiin supir pas kawinan Abangnya (gw harus nyampe rumahnya jam 5 subuh di harapan indah yg dri gerbang harapan indah masih maasssuukkk lagi, dan gw harus jemput si wya bininya skrng yg rumahnya di cibubur), dan banyak deh. Tapi dia adalah sahabat satu2nya yg mau dimintain tolong buat nemenin gw bolak balik pemalang buat uruasan KKN gw naek motor, brp kali berantem ama bininya gara2 lebih milih futsal dibanding pacaran krn buat dia persahabat lebih penting.
Dulu biasanya sehabis jam kuliah kita suka duduk di depan sekretariat himpunan entah melepas penat ato sambil nunggu jam kuliah lagi, dia suka ngomong "bi (babi nama panggilan gw dikampus), gak ada duit nih (itu bukan kata2 yg aneh dan sudah biasa mengingat kita termasuk salah dua mahasiswa termiskin di kampus pada saat itu) siapa lagi yang bisa kita tipu ye? (Kalo kata2 itu udah Keluar, muncul deh ide2 brilian untuk menyambung hidup kami saat itu)
Asli, banyak banged hal yg capek gw nulisnya tentang dia.

Skrng si kampret ini nikah dan gw gak bsa dateng, asli sedih krn gw gak bsa liat salah satu momen terpenting dalam hidupnya.
Gw cuman bsa doain brur, semoga menjadi keluarga yg sakinah mawadah warohmah, dan diberikan keturunan yg soleh dan soleha serta selalu dalam lindungan Allah. Sukses dunia akhirat.

Muhamd Aditya Iranda (C1A007079)

Naik BBM


Pertama kali dalam sejarah BBM naek dan banyak yg bela serta membenarkan kebijakan tersebut. Dan men-analogikan harga bbm dengan harga rokok, harga gele, harga jam tangan mahal, dan lain sebagainya. Sehingga terkesan naiknya harga bbm tidak akan menimbulkan dampak sistemik yang sepengetahuan saya terjadi setiap harga bbm naik diikuti kenaikan harga, ongkos, pengangguran, dll.

Alhamdulillah bagi orang2 yg memang tidak terpengaruh terhadap kebijakan ini, mungkin memang krn mereka sudah sangat berkecukupan, lalu bagaimana dengan yg lain?

Ini merupakan fenomena yg sangat langka dmn rakyat sangat mendukung kebijakan pemerintah yg sangat mereka cintai, apapun kebijakan yang akan mereka buat.

Kita hanya bsa lihat bagaimana dampak dari kebijakan ini nantinya.
 Semoga manusia manusai yang sangat mampu itu sama sekali tdk terkena dampak, dan menjadi lebih mampu lagi. Dan juga manusia manusia yang tidak mampu bisa menjadi mampu dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah yang juga mendapat dukungan dari rakyat yang sangat mencintainya.

-Muhamad Aditya Iranda

Selasa, 28 Oktober 2014

Persepsi Jilbab

banyaknya orang yang menurut gw kurang tepat mentafsirkan pemakaian jilbab kadang membuat kuping ini panas. bukannya gw sok alim tapi memang beberapa waktu belakangan gw mulai mencoba mendalami ilmu agama yang gw rasa sangat amat dangkal. gw cuman berpikiran, "yaelah sob, hidup itu cuman sebentar. lo hidup paling berapa lama si? 60 tahun? 70 tahun? trus abis itu mati. apa yang lo bawa pas lo mati nanti klo masih gini-gini aja".

banyak hal (menurut gw) yang baru gw pelajarin, dan gw baru sadar kalo Islam itu agam yang ddaalleemmm banged, maknanya luuaasss banged, semua hal diatur sama Islam. hal yang wajar karena Islam adalah agama yang paling sempurna dan agam yang paling benar. gw baru tau kalo Islam itu ada sistem politiknya, sistem ekonominya, sistem pemerintahannya, bahkan mau masuk kamar mandi aja Islam ada aturannya, Subhanallah. gw yakin gak ada manusia selain Allah yang bisa bikin sistem dan aturan sekomplit itu.

kembali lagi ke masalah jilbab, mungkin kita semua pernah denger bahkan sering denger pernyataan atau istilah "mau ngapain berjilbab klo hatinya gak bersih" "orang berjilbab aja pada korupsi" ÿang penting jilbab dulu hatinya baru palanya". yaaa, masih banyak orang berfikiran kayak gitu, bahkan gw sendiri dulu berfikiran seperti itu. wajar aja karena informasi tentang jilbab secara kafah gak pernah sampe ke akal dan hati kita. tapi ya kalo nungguin tuh informasi dateng sendiri ya gak bakal dateng-dateng, karena hidayah itu proses aktif. hidayah akan datang kepada orang-orang yang memang benar-benar pengen hidayah itu datang.

jilbab itu wajib. (hah? wajib gimana?

Al Ahzab ayat 59
Hai Nabi, katakanlah kepada istri istrimu, anak anak perempuanmu, dan istri istri orang mukmin (wanita dengan agama Islam), "hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu, dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang".

An Nur ayat 31
katakanlah kepada wanita yang beriman: "hendaklah mereka menahan pandangannya, kemaluannya, dan janganlah mereka menampakan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-lelaki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung".

jadi kalo ada pernyataan atau istilah basi seperti di atas, jadi gak ada hubungannya sama hukum jilbab. wong jilbab hukumnya wajib kok untuk wanita muslim. jadi selama lo perempuan, dan beragama Islam, WAJIB HUKUMNYA untuk memakai jilbab. terlepas kamu orang baik atau tidak, itu beda lagi urusannya. memakai jilba itu hanyalah sebagian kecil dari proses pembelajaran, bukan hasil akhir takwamu!!. karena takwamu hanya Allah yang tau.

yang parah lagi, banyak orang bilang "tapi ada kok ulama yang bilang kalo jilbab gak wajib, yang penting hatinya".
ulama yang mana?????
Islam itu ada di seluruh dunia. ulama pun ada di seluruh dunia. belajar lah...! jangan cuman denger sama satu ulama aja dan disatu negara aja. ada teknologi yang namanya internet. mau belajar dari ulama di seluruh dunia gak harus dateng langsung ke negara-negara lain, gak harus mahal-mahal beli tiket pesawat. kalo memang bener-benr mau belajar, in shaa Allah pasti ketemu jawabannya. pertanyaannya sekarang, apa kita bener-bener mau belajar? ingat, hidayah itu proses aktif. hidayah akan datang kepada orang-orang yang memang benar-benar pengen hidayah itu datang.

Yuk ngaji, dan mengkaji!!!

Senin, 20 Oktober 2014

Selamat Jokowi

drama pemilihan presiden 2014 berkahir dengan dilantiknya jokowi-jk sebagai presiden dan wapres RI periode 2014-2019. dengan segala kontroversi, penilaian, dan prediksi gw tentang jokowi, mau gak mau dan suka gak suka gw harus mengucapkan selamat. tugas berat menanti anda di depan. ekspektasi masyarakat dan media yang begitu besar karena mampu meberi harapan dan perubahan baru terhadap negeri tentu sangat diharapkan. walaupun perubahan seperti apa yang rakyat harapkan gw masih belom paham.



10 tahun SBY berkuasa dan dengan segudang prestasi yang telah dibuat tentu membuat tekanan yang lebih besar lagi kepada jokowi. tentu rakyat akan dengan mudah membandingkan jokowi dengan SBY krn 2 periode SBY memimpin tentu sangat lekat di hati rakyat.
bukan cuman itu, yang lebih parah adalah banyaknya "warisan" (Century, 2000 trilyun hutang Negara, dll) yang ditinggalkan tentu menambah banyak program kerja yang harus dilakukan selain janji-janji kampanye yang anda jual kepda rakyat.



besarnya ekspektasi rakyat dan pemberitaan media tentu menambah tekanan lagi, harapan begitu tinggi menjulang. jokowi dianggap sebagai sosok yang dapat membawa perubahan yang entah sampai kapan bangsa ini harus selalu berubah.
bayangkan, baru dilantik saja rakyat sudah menggelar pesta dan mengelu2kan seakan dia sudah melakukan dan berjasa besar untuk negara, ya kemenangan jokowi adalah kemenangan demokrasi, kemenangan rakyat katanya.

 

siapapun presidennya, rakyat harus tetap menjadi oposisi untuk memberikan fungsi kontrol kepada eksekutif karena demokrasi yang sesungguhnya adalah dimana rakyat memegang kendali penuh dan pemerintah adalah sekelompok orang yang bekerja untuk rakyat. apapun kubu kalian skrng saatnya kita harus mendukung pemimpin yang ada agar mereka dapat bekerja dengan nyaman untuk kepentingan kita.
 

semoga prediksi gw tentang dia salah semua

-Muhamad Aditya Iranda

Minggu, 19 Oktober 2014

Demokrasi dari sudut pandang rakyat jelata



Apakah kita harus menaruh kepercayaan penuh kepada mereka?
ya, itulah yang kemarin sempat ramai diperbincangkan mengenai undang-undang apakah kepala daerah harus dipilih melalui DPRD atau pemilihan langsung.

Tunggu dulu..

bagaimana mereka bisa ada disana? kenapa mereka bisa terpilih? siapa yang memilih mereka?
yaa.. pemilihan langsung!!! mereka kita yang pilih dengan cara yang demokratis.

kenapa kita memilih mereka? kenapa mereka yang kita pilih? kenapa partai mereka yang kita pilih? kenapa orang-orang seperti ini diperbolehkan untuk mencalonkan diri? kenapa orang-orang seperti ini diperbolehkan masuk partai politik? bagaimana cara partai menaruh nama mereka dalam urutan nomor nama-nama dalam pemilihan?

baiklah anggap kasus ini tidak pernah ada.
kita tetap bisa memilih pemimpin daerah kita secara langsung, dari partai politik yang sama seperti mereka?
bagaimana cara partai membina kader? sedangkan orang-orang seperti mereka boleh berebut kursi untuk mewakili kita? bukannya mereka dan para calon kepala daerah terpilih nanti sama-sama orang dari partai politik yang sama?

oke, ada calon independent yang bukan orang partai katanya. tapi kenapa mereka tidak pernah menang? ya, karena rakyat (kita) tidak pernah memilih mereka. bukannya pemenang dalam sistem demokrasi ditentukan oleh suara terbanyak?
anggap si independent yang menang, lalu bagaimana si independent dapat mengalahkan orang-orang seperti ini di pemerintahan nanti? bukannya si independent akan dikontrol dan diatur mereka? bukannya setiap kebijakan si independent harus melalui persetujuan mereka? bukannya mereka yang nanti akan membuat aturan dan undang-undang yang harus diikuti dan dipatuhi oleh si independent yang nantinya kalau tidak diikuti akan melanggar aturan konstitusi katanya?

ya, itulah demokrasi!!!

maafkan saya kawan atas banyaknya pertanyaan yang ada di benak dan pikiran ini. banyaknya hal yang saya tidak mengerti tentu menggambarkan betapa bodoh dan kurangnya pengetahuan dalam diri ini.
mungkin kalian akan mentertawakan dan menganggap remeh. ini hanyalah curhatan rakyat jelata Indonesia yang bnayak  orang bilang, mayoritas masih cukup bodoh menerima konsep demokrasi sesungguhnya sesuai keinginan kalian.

ya itulah demokrasi.

-Muhamad Aditya Iranda