banyaknya orang yang menurut gw kurang tepat mentafsirkan pemakaian jilbab kadang membuat kuping ini panas. bukannya gw sok alim tapi memang beberapa waktu belakangan gw mulai mencoba mendalami ilmu agama yang gw rasa sangat amat dangkal. gw cuman berpikiran, "yaelah sob, hidup itu cuman sebentar. lo hidup paling berapa lama si? 60 tahun? 70 tahun? trus abis itu mati. apa yang lo bawa pas lo mati nanti klo masih gini-gini aja".
banyak hal (menurut gw) yang baru gw pelajarin, dan gw baru sadar kalo Islam itu agam yang ddaalleemmm banged, maknanya luuaasss banged, semua hal diatur sama Islam. hal yang wajar karena Islam adalah agama yang paling sempurna dan agam yang paling benar. gw baru tau kalo Islam itu ada sistem politiknya, sistem ekonominya, sistem pemerintahannya, bahkan mau masuk kamar mandi aja Islam ada aturannya, Subhanallah. gw yakin gak ada manusia selain Allah yang bisa bikin sistem dan aturan sekomplit itu.
kembali lagi ke masalah jilbab, mungkin kita semua pernah denger bahkan sering denger pernyataan atau istilah "mau ngapain berjilbab klo hatinya gak bersih" "orang berjilbab aja pada korupsi" ÿang penting jilbab dulu hatinya baru palanya". yaaa, masih banyak orang berfikiran kayak gitu, bahkan gw sendiri dulu berfikiran seperti itu. wajar aja karena informasi tentang jilbab secara kafah gak pernah sampe ke akal dan hati kita. tapi ya kalo nungguin tuh informasi dateng sendiri ya gak bakal dateng-dateng, karena hidayah itu proses aktif. hidayah akan datang kepada orang-orang yang memang benar-benar pengen hidayah itu datang.
jilbab itu wajib. (hah? wajib gimana?
Al Ahzab ayat 59
Hai Nabi, katakanlah kepada istri istrimu, anak anak perempuanmu, dan istri istri orang mukmin (wanita dengan agama Islam), "hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak diganggu, dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang".
An Nur ayat 31
katakanlah kepada wanita yang beriman: "hendaklah mereka menahan pandangannya, kemaluannya, dan janganlah mereka menampakan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-lelaki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung".
jadi kalo ada pernyataan atau istilah basi seperti di atas, jadi gak ada hubungannya sama hukum jilbab. wong jilbab hukumnya wajib kok untuk wanita muslim. jadi selama lo perempuan, dan beragama Islam, WAJIB HUKUMNYA untuk memakai jilbab. terlepas kamu orang baik atau tidak, itu beda lagi urusannya. memakai jilba itu hanyalah sebagian kecil dari proses pembelajaran, bukan hasil akhir takwamu!!. karena takwamu hanya Allah yang tau.
yang parah lagi, banyak orang bilang "tapi ada kok ulama yang bilang kalo jilbab gak wajib, yang penting hatinya".
ulama yang mana?????
Islam itu ada di seluruh dunia. ulama pun ada di seluruh dunia. belajar lah...! jangan cuman denger sama satu ulama aja dan disatu negara aja. ada teknologi yang namanya internet. mau belajar dari ulama di seluruh dunia gak harus dateng langsung ke negara-negara lain, gak harus mahal-mahal beli tiket pesawat. kalo memang bener-benr mau belajar, in shaa Allah pasti ketemu jawabannya. pertanyaannya sekarang, apa kita bener-bener mau belajar? ingat, hidayah itu proses aktif. hidayah akan datang kepada orang-orang yang memang benar-benar pengen hidayah itu datang.
Yuk ngaji, dan mengkaji!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar